Oleh: agusisasuwito | September 30, 2008

Perkenalan

Empat Sekawan Adhitama adalah distributor resmi PT. Dharma Polimetal yang eksis sejak 1989 dibidang produksi alat-alat kesehatan yang telah memiliki sertifikat ISO 9001:2000 and ISO 14001 dan Empat Sekawan Adhitama juga distributor resmi produk CV. Nuritek Indonesia untuk alat-alat kesehatan dengan sertifikat ISO 9001-2000/SNI 19-9001-2001

Alamat kami :

CV. Empat Sekawan Adhitama
Jl. Lap. Dharmawangsa no. 2D
Surabaya 60286
Telp. 031-5017423
Fax 031-5041156
HP 0817-5299649 atau 0811-3481046
Email agusisasuwito@yahoo.com

Oleh: agusisasuwito | Januari 4, 2010

Nebulizer

Displaying 1 to 4 (of 4 products) Result Pages:  1
Nebulizer

Nebulizer

Call Us

Nebulizer
The NEBULA aerosol therapy device is intended for administering drugs

Nebulizer

Call Us

NEBULIZER
The NEW VOYAGE aerosol therapy device is designed for administering dr

NEBULIZER

Call Us

Rinowash
The Rinowash is a nebuliser for the upper airway. It is ideal for trea

Rinowash

Call Us

Suction Pump

Displaying 1 to 4 (of 4 products) Result Pages:  1
Mobile Suction Pump
* User-friendly design to fulfill the quality standard requirement. Id

Mobile Suction Pump

Call Us

Portable Suction
The Markos Mefar surgical aspirators are designed for small surgical a

Portable Suction

Call Us

Portable Suction Pu
SIMEX AC 20 The COMPACT portable suction unit low flow / high vacu

Portable Suction Pump

Call Us

Suction Mobile
The Markos Mefar surgical aspirators are designed for small surgical a

Suction Mobile

Call Us

Oleh: agusisasuwito | Januari 4, 2010

C-ARM X-RAY Mobile

Displaying 1 to 3 (of 3 products) Result Pages:  1
RADIUS DFG
“C” Arm X-Ray mobile unit with Image Intensifier 9″ or 12″. High Freq

RADIUS  DFG

Call Us

RADIUS HRP
“C” Arm X-Ray mobile unit with Image Intensifier 9″ or 12″. High Freq

RADIUS  HRP

Call Us

RADIUS S – R
“C” Arm X-Ray mobile unit with Image Intensifier 7″, 9″ or 12″. High

RADIUS  S - R

Call Us

Defibrillator

Displaying 1 to 2 (of 2 products) Result Pages:  1
Defibrillator Monit
DEFIBRILLATOR MONITORThe Reanibex-700 is a defibrillator/monito

Defibrillator Monitor

Call Us

Semi-Automatic Defi
SEMI-AUTOMATIC DEFIBRILLATOR The Reanibex-200 is a portable, light

Semi-Automatic Defibrillator

Call Us

Dental X-RAY

Displaying 1 to 4 (of 4 products) Result Pages:  1
Digital Panoramic
medical equipment Digital Panoramic

Digital Panoramic

Call Us

Digital Panoramic W

Digital Panoramic With Cephalometric

Call Us

Panoramic Dental X-
RADIOLOGY The X-ray generator features constant potential with high

Panoramic Dental X-Ray

Call Us

Panoramic with Ceph

Panoramic with Cephalometric

Call Us

Electrogardiograph

Displaying 1 to 3 (of 3 products) Result Pages:  1
12 Channel ECG

12 Channel ECG

Call Us

3 Channel ECG
UCARD 100 is a new concept in portable multi-channel ECG. The latest s

3 Channel ECG

Call Us

6/12 Channel ECG

6/12 Channel ECG

Call Us

Electrosurgical Unit

Displaying 1 to 2 (of 2 products) Result Pages:  1
ESU-HT
The top of the range model ESU-A 400HT comes with an integrated sectio

ESU-HT

Call Us

ESU-NT
The new GEISTER HT and NT electrosurgical units series has been design

ESU-NT

Call Us

CPAP & BiPAP

Displaying 1 to 3 (of 3 products) Result Pages:  1
BiPAP
The BiPAP Focus Noninvasive Ventilator is a basic bi-level delivery sy

BiPAP

Call Us

CPAP
The REMstar M Series sleep systems share a standardized CPAP and humid

CPAP

Call Us

Mobile Sleep Test
Stardust® is the small sleep recorder that’s going to make a big impac

Mobile Sleep Test

Call Us

Displaying 1 to 2 (of 2 products) Result Pages:  1
Analog Mammography
ANALOG MAMMOGRAPHY Outstanding Image quality, stae-of-the-art technol

Analog Mammography

Call Us

Digital Mammography
Giotto Image is an all in one breast care system: – FFDM Full Fie

Digital Mammography

Call Us

Oleh: agusisasuwito | Januari 6, 2009

Pasien Jamkesmas Keluhkan Layanan

Pasien Jamkesmas Keluhkan Layanan

Jawa Pos – SURABAYA – Problem yang mendera pasien yang mencari kesembuhan di RSU dr Soetomo bukan hanya jalan panjang menuju meja operasi. Sebagian pasien, kebanyakan pasien jamkesmas, juga merasa diperlakukan tak layak. Mereka merasa didiskriminasi.

Muara problem itu memang penumpukan pasien yang inden operasi di rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut. Hingga akhir Desember 2008, pasien yang antre mencapai 575 orang. Dari jumlah itu, 60 persen di antaranya adalah pasien jamkesmas.

Menurut Direktur Instalasi Rawat Darurat (IRD) dr Soetomo dr Urip Murtedjo SpB(K)KL, antrean di pengujung tahun lalu tersebut masih mending. Sebab, enam bulan lalu, sekitar Juni 2008, pasien yang antre operasi di institusi itu mencapai seribu orang.

Urip menuturkan, tidaklah mudah menurunkan angka daftar tunggu (waiting list). Sebab, dibutuhkan komunikasi intensif dan terus-menerus antara petugas RS dengan pasien.

Urip mengungkapkan, ada dua cara yang biasa dilakukan RSU dr Soetomo untuk menyokong komunikasi itu. Pertama, pasien diharuskan meninggalkan fotokopi KTP ketika kali pertama mendaftar di kamar tunggu bedah (KTB). Kedua, pasien wajib mencantumkan nomor telepon atau handphone (HP) yang bisa dihubungi sewaktu-waktu. “Jika sewaktu-waktu kamar tiba-tiba kosong, kami bisa langsung bisa menginformasikan. Dulu, kami memakai surat, tetapi ternyata tidak efektif,” paparnya.

Tetapi, Urip menyesalkan karena banyak pasien yang nomor HP dan teleponnya tidak bisa tersambung. Padahal, menurut pria yang juga menjabat wakil direktur Pendidikan dan Penelitian RSU dr Soetomo tersebut, para petugas sudah berkali-kali menghubungi. “Mungkin, rumahnya jauh di desa pelosok sana. Ya, itu kan kesalahan pasien yang tidak melapor dan tidak bisa dihubungi,” terangnya.

Keterangan Urip tersebut dibantah oleh Sutiah, bukan nama sebenarnya, seorang pasien jamkesmas. Penderita kanker payudara asal Kecamatan Kanor, Bojonegoro, itu mengaku sudah delapan bulan menunggu panggilan telepon untuk menjalani terapi penyinaran (radioterapi). Tetapi, sampai sekarang tidak ada respons sama sekali. “Padahal, saya sudah meninggalkan nomor HP anak saya, Indra,” ujar wanita 45 tahun tersebut.

Ketika Jawa Pos menghubungi Indra, ternyata nomor tersebut masih aktif. Selama dua tahun terakhir, Indra yang bekerja sebagai kuli bangunan itu menyatakan tidak pernah berganti nomor ponsel. “Saya bahkan beberapa kali telepon, tetapi petugas menjawab dengan tak acuh,” ucap Indra yang ditemui saat sedang bekerja memasang keramik di sebuah tempat kos kawasan Jalan Dharmawangsa itu.

Hal sama dialami Marni. Wanita asal Banyuwangi yang mengantar ibunya untuk mengobati kanker serviks tersebut bahkan pernah dibentak oleh seorang operator telepon ketika menanyakan kepastian radioterapi. “Kalau perlu, telepon saja setiap hari,” kata Marni menirukan ucapan operator itu. “Saya heran, melayani orang sakit kok jawabannya jahat sekali,” lanjutnya dengan nada geram.

Saat ini Marni kapok menelepon petugas. Dia menyatakan pasrah saja kapan radioterapi dilaksanankan. “Bagaimana lagi, wong kami tidak punya pilihan,” ujar dia.

Ketika dikonfirmasi, Urip yang awalnya mengatakan tidak ada pembedaan antara pasien umum dan jamkesmas dalam pelayanan kesehatan itu akhirnya mengakui bahwa hal tersebut terjadi. Dia menuturkan, memang selama ini ada pengelompokan terpisah antara pasien jamkesmas dan umum.

Selain jumlah pasien jamkesmas sangat banyak, yakni tiga kali lipat dari pasien umum, dia beralasan kondisi itu terjadi lantaran pasien umum dan jamksemas memiliki sumber pembiayaan berbeda. “Iya kan, biaya jamkesmas berasal dari APBN, sedangkan umum kan kantong pribadi, mau tidak mau harus dibedakan,” ucap dia.

Dia juga menyebut bahwa alat radioterapi yang dimiliki RSU dr Soetomo sangat terbatas. Saat ini, untuk melayani pasien kanker yang jumlahnya mencapai ratusan, hanya ada dua alat yang dimiliki. “Kami satu-satunya yang punya di wilayah Indonesia Timur. Sedangkan harga alat itu sangat mahal. Saya enggan berkomentar soal rinciannya, tetapi harganya sampai Rp 10 miliar lah,” tegasnya. (nur/dos)

Oleh: agusisasuwito | Desember 23, 2008

Hati-Hati Konsumsi Fluorida

FLOURIDA merupakan mineral yang sering diiklankan dalam berbagai jenis produk makanan maupun tapal gigi. Zat gizi mikro ini memang dibutuhkan untuk kesehatan. Namun, jika berlebihan bisa menyebabkan penyakit tulang dan gigi, kanker, dan mengurangi kecerdasan anak.

Mineral mulai dipertimbangkan sebagai salah satu zat gizi mikro penting sejak pertengahan abad ke-19. Pada saat itu para peneliti memberi pakan tikus percobaan dengan campuran karbohidrat, lemak, protein, dan air. Mereka berpikir bahwa unsur tersebut telah mencakup semua yang ada di dalam bahan pangan. Namun, ternyata hewan percobaan tersebut mati.
Akhirnya disimpulkan bahwa ada unsur yang hilang (missing element) dalam bahan pangan tersebut, yang secara nyata diperlukan dalam pertumbuhan. Unsur yang dimaksud adalah mineral.

Sampai saat ini diketahui ada sekitar 21 jenis mineral yang diperlukan tubuh, salah satunya adalah fluorida (fluoride). Fluorida adalah bentuk ionik dari fluorin yang diperlukan tubuh agar tulang dan gigi menjadi kuat. Fungsi utamanya mencegah karies gigi.

Penyakit Tulang
Fluorida mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian besar air minum telah memiliki kadar fluorida yang cukup tinggi. Secara alami, fluorida hanya ditemukan dalam jumlah sedikit. Fluorida bisa ditemukan pada pasta gigi dan dalam bentuk suplemen pangan (food supplement).

Daun teh dan makanan asal laut merupakan produk alami yang memiliki kandungan fluorida paling tinggi. Dengan demikian, budaya minum teh merupakan hal yang baik bagi pemeliharaan kesehatan gigi. Minuman teh juga memberi sumbangan polifenol yang merupakan salah satu antioksidan penting bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Fluorida memegang peran penting dalam mineralisasi tulang dan pengerasan enamel gigi. Asupan fluorida rendah akan menyebabkan karies gigi. Hal ini dapat diatasi dengan penambahan 1 mg fluorida per liter air minum. Keseimbangan fluorida di dalam tubuh diatur dengan cara ekskresi melalui ginjal.

Asupan fluorida 0,1 mg/kg berat badan/hari dapat menimbulkan gigi burik (mottled), yang merupakan gejala fluorosis (kelebihan asupan fluorida) ringan. Asupan fluorida tinggi yang kronis dapat menyebabkan penyakit tulang dan abnormalitas sendi.

Fluorosis banyak terjadi di Tanzania, Afrika Selatan, India, Cina, dan Sinegal, yang air tanahnya banyak mengandung fluorida yang dapat masuk secara langsung ke dalam makanan atau melalui tanaman. Di negara tropis dan subtropis lainnya, asupan fluorida kebanyakan dari air minum, sehingga kandungan fluoridanya masih dalam batas aman.

Rekomendasi Kecukupan
Penetapan kecukupan fluorida untuk semua golongan umur dilakukan oleh IOM (Institute of Medicine)-Amerika Serikat pada tahun 1997. Batas atas fluorida yang aman menurut IOM 1997 adalah 0,7 mg/hari untuk bayi 0-6 bulan; 0,9 mg/hari untuk kelompok 7-11 bulan; 1,3 mg/hari untuk anak umur 1-3 tahun; 2,2 mg/hari untuk anak 4-8 tahun; serta 10 mg/hari untuk kelompok di atas 8 tahun, termasuk pada wanita yang sedang hamil dan menyusui. Tabel menyajikan Angka Kecukupan Gizi (AKG) fluorida yang ditetapkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG 2004).

Faktor yang memengaruhi kebutuhan fluorida adalah bioavailabilitas (ketersediaan hayati) dan keberadaan zat gizi lain. Bioavailabilitas fluorida sangat tinggi. Dalam bentuk natrium fluorida, penyerapan hampir mendekati sempurna. Namun, dengan susu atau makanan yang mengandung kalsium tinggi, daya serapnya menurun, tinggal 25 persen. Makanan tinggi kalsium akan meningkatkan ekskresi fluorida.

Defisiensi fluorida sangat jarang terjadi. Defisiensi fluorida akan menyebabkan karies gigi dan jumlah gigi yang tumbuh tidak mencapai jumlah normal. Fluorosis mulai terlihat pada awal usia 6 tahun. Pria lebih sering terkena fluorosis daripada wanita.

Enamel gigi burik atau kehitaman merupakan tanda awal fluorosis, tahapan lebih lanjut penderita mengalami kekakuan, sakit persendian, deformasi tulang belakang (bungkuk) dan betis bengkok. Asupan kalsium rendah dan molibdenum tinggi akan memperparah sindroma tersebut. Asupan fluorida tinggi akan memengaruhi metabolisme iodium, sehingga dapat menyebabkan hipotiroidisme.

Cegah Gigi Berlubang
Fluorida merupakan mineral yang penting untuk kesehatan gigi, yaitu memperkuat email (permukaan) gigi dan mencegah gigi berlubang. Fluorida dapat meningkatkan ketahanan email terhadap pelarutan oleh asam. Berdasarkan data epidemi pada masyarakat Indonesia, risiko terkena penyakit gigi berlubang semakin besar dengan bertambahnya umur.

Dari data yang diperoleh pada kurun 1984 hingga 1988, sebanyak 45,2 persen anak-anak usia 8 tahun di perkotaan menderita karies gigi. Jumlah penderita bertambah menjadi 73,2 persen pada kelompok umur 14 tahun. Memasuki kelompok umur dewasa (35-44 tahun), angka penderita karies gigi semakin meningkat (87,1 persen).

Kecenderungan yang sama juga terjadi pada masyarakat pedesaan. Namun, pada masyarakat pedesaan, persentase penderitanya tidak sebanyak pada masyarakat perkotaan, yaitu sebanyak 39 persen pada anak-anak usia 8 tahun.

Penyakit gigi berlubang disebabkan oleh bakteri berbentuk kokus yang hidup dalam habitat yang mengandung oksigen (aerobe). Bakteri ini menghasilkan asam (acidogenic) dan menyukai suasana asam (acidoduric). Salah satu bakteri utama yang menyebabkan gigi berlubang adalah Streptococus mutans.

Faktor terpenting yang bisa menimbulkan penyakit gigi berlubang adalah plak. Plak merupakan massa bakteri yang melekat di permukaan gigi. Plak biasanya melekat pada permukaan gigi yang sulit terjangkau lidah atau sikat gigi, seperti pada celah antara dua gigi.

Plak, yang merupakan massa bakteri, jika bertemu dengan gula dari makanan (terutama karbohidrat) akan menghasilkan asam laktat. Asam inilah yang menyebabkan larutnya mineral dari permukaan gigi atau disebut dengan demineralisasi, sehingga gigi menjadi sensitif. Jika proses ini berjalan berulang-ulang akan menyebabkan gigi berlubang.

Penggunaan fluorida diyakini dapat mereduksi keroposnya gigi dengan melindunginya dari asam laktat melalui pembentukan senyawa fluorapatite yang sifatnya lebih keras dan lebih tahan terhadap asam daripada senyawa hydroxyapatite yang terdapat pada email gigi.

Australia adalah negara yang berhasil menekan angka penderita gigi berlubang setelah penggunaan fluorida. Sebelumnya, Negara Kanguru tersebut merupakan salah satu negara dengan angka penderita gigi berlubang yang tinggi.

Negara-negara Eropa pada umumnya berhasil menekan jumlah penderita gigi berlubang hingga separuhnya dalam kurun sepuluh tahun pertama sejak ditemukannya fluorida (Anonym, 2002). Beberapa industri pasta gigi bahkan telah menemukan inovasi penggunaan bifluorida, yaitu penggunaan sodium fluorida dan monofluorida sodium phosphate dalam satu kemasan, sehingga dapat saling memenuhi dalam penyediaan fluorin aktif.
Prof. DR. Made Astawan

Oleh: agusisasuwito | Desember 23, 2008

Scrub buah-buahan…untuk kulit

Karena sifatnya yang alami dan tanpa bahan pengawet, maka buatlah ramuan scrub dalam jumlah secukupnya, agar tetap fresh dan tidak terkontaminasi. Hm, serasa melakukan perawatan di spa!

1. Wortel. Parut kasar beberapa buah wortel lalu campur dengan body lotion. Kandungan betakaroten yang cukup tinggi pada wortel bisa membantu menghilangkan noda hitam di kulit.

2. Kelapa. Parutan buah kelapa juga bisa dimanfaatkan sebagai campuran scrub tubuh. Kandungan minyak yang terdapat dalam buah kelapa akan mengatasi kondisi kulit yang kering.

3. Beras. Tumbuk segenggam beras, lalu campur dengan sedikit minyak zaitun. Campuran berbahan dasar tepung beras (Amylum oryzae) ini bermanfaat untuk menghaluskan kulit serta memperlambat efek keriput.

4. Kopi. Seduh kopi bubuk dengan air hangat. Ambil ampasnya, lalu campur dengan body lotion. Kandungan asam alami pada kopi dipercaya mampu mengencangkan dan melicinkan kulit.

5. Gula. Butiran-butiran gula pasir juga bisa dimanfaatkan untuk scrubbing. Campur dua sendok makan gula dengan buah-buahan favorit Anda (pisang, alpukat atau stroberi). Tambahkan pula dua sendok makan madu pada campuran di atas. Campuran ini akan membuat kulit lebih mulus dan bersinar.

Step by Step Scrub Tubuh
1. Lap bagian punggung, tangan dan kaki dengan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat. Untuk menghasilkan efek relaks tambahkan beberapa tetes minyak esensial dengan aroma favorit. Anda bisa memilih aroma pepermint, lavender atau sandalwood untuk menghadirkan efek menenangkan.

2. Oleskan body scrub pada bagian punggung, bahu, tangan dan kaki. Lakukan gerakan memutar mulai dari betis ke tubuh bagian atas. Berikan perhatian ekstra pada daerah lipatan-lipatan kulit, siku dan persendian.

3. Setelah seluruh bagian tubuh melalui proses scrubbing, bilas tubuh dengan sabun mandi beraroma segar. Untuk melancarkan peredaran darah, lakukan pijat ringan mulai dari kaki hingga punggung. Gunakan minyak esensial untuk memberikan efek lembap sekaligus melembutkan kulit.

4. Bilas kembali tubuh dengan mandi berendam. Keringkan tubuh dan oleskan body lotion di seluruh permukaan kulit.

Tips :
- Bila dilakukan secara rutin, scrub tubuh akan membuat kulit tampak lebih mulus dan sehat. Proses scrubbing ini berfungsi mengelupas sel-sel kulit mati serta melancarkan peredaran darah.

- Bila bagian punggung sedang berjerawat, sebaiknya hindari melakukan scrubbing pada area yang sedang berjerawat. Gerakan memutar pada saat scrubbing justru bisa menimbulkan infeksi pada kulit.

- Body scrub sebaiknya dilakukan dua minggu sekali. Bila terlalu sering justru membuat kelembaban alami kulit berkurang.

Oleh: agusisasuwito | Desember 10, 2008

Vitamins ‘do not cut cancer risk’

Vitamins ‘do not cut cancer risk’

Pills

The supplements may protect cancer cells

Taking vitamin C or E does not reduce the risk of prostate cancers – or other forms of the disease, two large US studies suggest.

Both trials were set up following some evidence that taking supplements might have a positive effect.

But one study of 35,533 men, and a second of 15,000 doctors, found no evidence that cancer rates were any lower in those taking supplements.

Both studies feature in the Journal of the American Medical Association.

Supplements don’t substitute for a healthy diet and some studies have shown that they may actually increase the risk of cancer
Dr Jodie Moffat
Cancer Research UK

A number of trials had suggested that taking vitamins could cut the risk of certain cancers by boosting levels of beneficial antioxidants which work to minimise damage in the tissues, but the results were mixed.

The latest studies set out to come up with more definitive results, by involving large numbers of volunteers.

In the first study, researchers from University of Texas and the Cleveland Clinic Lerner College of Medicine gave healthy men either the trace mineral selenium, vitamin E, both or a dummy pill.

The team intended to monitor all the participants for at least seven years but the trial was stopped early because the results were so disappointing.

The researchers found there were no statistically significant differences in the numbers of men who developed prostate cancer in the four groups.

In all cases the proportion of men diagnosed with prostate cancer over a five-year period was 4% to 5%.

In the second study, researchers at Boston’s Brigham and Women’s Hospital tested the impact of regular vitamin E and C supplements on cancer rates among 14, 641 male doctors.

Over eight years, taking vitamin E had no impact at all on rates of either prostate cancer, or cancer in general. Vitamin C had no significant effect.

No substitute

Dr Jodie Moffat, of the charity Cancer Research UK, said: “There are a lot of studies looking at whether vitamin and mineral supplements can reduce the risk of cancer but many of them, like this one, don’t support a link.

PROSTATE CANCER
Prostate cancer is the most common cancer diagnosed in men in the UK
Every year in the UK 35,000 men are diagnosed
One man dies every hour of prostate cancer in the UK
African Caribbean men are three times more likely to develop prostate cancer than white men

“This new research means it is even less likely than we previously thought that supplements can protect against prostate cancer.

“Supplements don’t substitute for a healthy diet and some studies have shown that they may actually increase the risk of cancer.”

She added that eating a diet high in fruit and vegetables was still the best way to get the required vitamins and minerals.

John Neate, of The Prostate Cancer Charity, described the findings as “disappointing”.

“Diet does seem important in the development of prostate cancer and we recommend reducing the amount of saturated fat eaten, keeping weight under control, and increasing the intake of fruit and vegetables,” he said.

Dr Pamela Mason, scientific advisor to the Health Supplements Information Service, said all three nutrients were essential for human health.

But she added: “Vitamins and trace elements are not intended to be used like drugs. They are intended for health maintenance and for making up dietary gaps in the population.”

Research published earlier this year suggested Vitamin C supplements may substantially reduce the benefit from a wide range of anti-cancer drugs.

http://news.bbc.co.uk/1/hi/health/7771221.stm

Oleh: agusisasuwito | Desember 3, 2008

bedah plastik payudara

TERDAPAT berbagai alasan mengapa sebagian wanita memutuskan untuk melakukan bedah plastik payudara. Yang pasti, biar penampilan mereka menjadi lebih cantik dan lebih pede.

Bagi beberapa pasien bedah plastik, perubahan sekecil memang apapun dapat menimbulkan efek psikologis yang luar biasa. Oleh karena  itulah, sebelum menjalani tindakan, dokter sebaiknya mengkomunikasikan risikonya.

Dokter bedah yang baik harus menginformasikan pada calon pasien soal keuntungan dan risiko dari bedah plastik. Misalnya, terdapat risiko komplikasi dan munculnya keloid. Pencangkokan payudara yang terlalu berat secara artifisial, juga bisa berdampak buruk bagi punggung dan tubuh. Selain itu, bra pendukung yang dipakai oleh mereka akan bertambah ketat sehingga, menyebabkan pundak sakit.

Gaya hidup dengan payudara besar bisa menjadi beban bagi wanita. Aktivitas sederhana seperti joging dan menari bisa menjadi tidak praktis lagi dan menjadi penghambat. Payudara yang terlalu besar juga bisa menyebakan sakit di leher.

Berkaitan dengan aspek negatif memiliki payudara besar, para pasien kerap diminta untuk tidak memilih ukuran yang terlalu besar, meskipun kadang bujukan ini tidak berhasil. Taktik paling efektif bagi saya adalah dengan mengucapkan kata ajaib ‘FAT’.

Sederhana saja, dengan memberi tahu seorang wanita bahwa implan payudara yang sangat besar akan membuatnya terlihat gemuk, biasanya pola pikirnya akan berubah. Seorang ahli bedah berpengalaman adalah seseorang yang dapat melihat dengan mata setiap detailnya, mendengarkan keinginin pasien dan memilih jenis implan yang sesuai, sehingga hasil akhir dari bedah plastik payudara, tidak akan ada tandingannya.

Untungnya, pembesaran payudara bagi kebanyakan wanita tidak lagi berkiblat pada Pamela Anderson atau Dolly Parton. Tren sekarang adalah payudara yang terlihat sealami dan seproporsional mungkin, yang mana saya berpendapat sebagai tren yang sangat menjanjikan.

Zaman sekarang, dengan pilihan jenis implan yang sangat luas, pasien dapat memilih bukan saja ukuran tetapi juga bentuk, kekenyalan dan ketinggian payudara. Namun pilihan luar biasa tetapi ada harganya.

Saya akui bahwa saya bukanlah ahli bedah yang murah, tetapi seperti menyukai keotentikan tas Louis Vuitton – Anda  mesti bersedia membayar harga untuk kualitas dan gengsi tinggi.

Ketika mempertimbangkan bedah kosmetik, jangan coba-coba untuk berhemat. Usahakan untuk tidak mencari dokter bedah plastik yang termurah. Harga implan premium untuk payudara saja berkisar pada SGD 3.000, jadi jika Anda bertemu dokter bedah yang dengan harga paket operasi dana implan lebih murah dari harga implan itu sendiri, sebaiknya Anda ragukan kualitas dan keamanan dari operasi tersebut.

Oleh dr. Marco Faria-Correa

Oleh: agusisasuwito | November 20, 2008

Ke Dokter Nggak Sembuh, Beralih ke Ceragem

Ke Dokter Nggak Sembuh, Beralih ke Ceragem

Para pasien yang mempunyai berbagai macam penyakit melakukan pemanasan sebelum menjalani terapi di klinik pengobatan Ceragem, Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (20/11). Metode pengobatan dari negeri Korea Selatan ini menggunakan batu giok yang memanaskan 12 titik tulang belakang dan 3 titik di bagian perut.

Kamis, 20 November 2008 | 15:00 WIB

NETI Herawati rela berpanas-panasan dan berdiri lama untuk mendapatkan terapi penyembuhan ceragem. Wanita berusia 52 tahun itu tidak sendirian, karena masih ada puluhan orang lainya yang juga tengah mengantre di depan salah satu layanan terapi ceragem di kawasan Jakarta Barat.

“Saya sudah dua kali ke sini, ini kunjungan saya yang ke tiga. Sebelumnya saya lebih banyak mengunjungi dokter untuk menyembuhkan penyakit kolesterol yang saya derita, namun tidak ada perubahan. Jadi saya memutuskan untuk mengikuti terapi ini,” ungkap Neti ketika saat ditemui Kamis (20/11).

Neti mengaku setelah merasakan terapi ceragem ia mendapat sesuatu yang tidak dia dapatkan sewaktu menggunakan tenaga dokter.  “Meskipun baru dua kali berkunjung ke sini, saya merasa mendapat sesuatu yang lain dan tidak saya rasakan ketika berobat ke dokter. Badan terasa lebih enak,” jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Abdul Somad (54) penderita rheumatik dan asam urat.

“Badan lebih enteng, rasa sakit serta pegal-pegal sudah agak mendingan, setelah beberapa kali berobat ke sini,” terangnya.

Sama halnya dengan Neti, Somad juga sudah berulang kali berobat ke pengobatan lainnya, baik itu medis maupun alternatif.

“Tapi kayaknya nggak ada perbedaannya tuh, Alhamdulillah setelah terapi di sini badan terasa lebih enakan,” tutur Somad.

Sebelum melakukan terapi, Neti, Somad, maupun beberapa pasien lain diberikan penjelasan serta motivasi untuk melawan penyakit yang mereka derita. Mereka diberikan pengarahan selama 30 menit oleh tujuh orang petugas yang berada di tempat tersebut.

Baru setelah selesai pengarahan, pasien diajak untuk mencoba terapi secara bergantian selama kurang lebih 30 menit.

“Di sini ada 16 unit ceragem compact P 390 yang dapat digunakan oleh dua orang, serta satu ceragem master M 3500,” terang Ira Puspita, Pemilik sekaligus Manager Ceragem Palmerah.

Gratis
Untuk biaya pengobatan, terapi ceragem tidak membebankan biaya kepada para pasiennya. Hanya saja, bila pasien hendak membeli peralatan ceragem compact P 390 diharuskan membayar sebesar Rp. 10,5 juta, sedangkan untuk ceragem master M3500 dihargai Rp 29,8 juta per unitnya.

“Bagi pasien yang datang ke sini sengaja kami bebaskan biaya. Karena asumsi kami, bila dikenakan biaya, maka bisa jadi dia belum sembuh uangnya sudah habis,” jelas Ira.

Wanita asal Surabaya ini mengatakan, dalam satu hari mulai Senin sampai Jumat, center ceragem miliknya rata-rata dikunjungi 450 orang.

“Khusus kalau hari Sabtu, paling dikunjungi sebanyak 330 orang,” sambungnya.

Sampai saat ini, tutur Ira, sudah ada 120 center atau tempat terapi ceragem yang ada di seluruh Indonesia.

“Khusus di Jakarta, ada sekitar 30 center ceragem,” jawab Ira singkat.

Ceragem, Terapi Alternatif Infra Merah
Para staf ikut membantu pasien saat terapi batu giok di klinik pengobatan Ceragem, Jalan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (20/11). Metode pengobatan dari negeri Korea Selatan ini menggunakan batu giok yang memanaskan 12 titik saraf tulang belakang dan 3 titik saraf di bagian perut.

Kamis, 20 November 2008 | 14:19 WIB

PULUHAN orang baik pria maupun wanita, terlihat mengantre di depan salah satu kompleks pertokoan yang berada di Jalan Raya Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Mereka bukannya mengantre untuk mendapatkan sembako atau BLT (Bantuan Langsung Tunai), melainkan  mengantre untuk merasakan pengobatan alternatif gratis yang diberi nama ‘ceragem’.

Sebenarnya, apa sih terapi ceragem itu? Ceragem adalah sebuah terapi pengobatan yang berasal dari Korea Selatan. Alat terapi kesehatan ini di klaim sebagai perpaduan pengobatan alamiah Timur dan Barat.  Dengan menggunakan pancaran sinar infra merah jauh (far infrared rays), alat ceragem akan bekerja pada titik-titik tubuh tertentu.

Terapi yang juga biasa disebut oleh masyarakat dengan sebutan terapi batu giok ini, sebenarnya sudah ada sejak sepuluh tahun yang lalu. Namun baru masuk ke Indonesia sekitar lima tahun lalu, melalui PT. Inni Ceragem yang berada di Jalan Raya Batu Ceper, nomor 50 B-E, Jakarta Pusat.

Menurut pemilik sekaligus Manajer Ceragem Palmerah, Ira Puspita, selama melakukan terapi, tubuh akan terasa lebih hangat lantaran pancaran sinar infra merah.

“Untuk sinar infra merah yang dipancarkan bisa menembus sampai kedalaman 14 sentimeter. Dan itu adalah proses terapi yang akan memberikan efek pengobatan penyakit yang diderita oleh pasien. Namun jangan khawatir, karena jika tubuh sudah merasa panas, batu giok akan berpindah ke bagian tubuh yang lain dengan sendirinya,” ujar Ira di Jakarta, Kamis (20/11).

Ira melanjutkan, bagi pasien yang berobat disarankan untuk memakai baju berwarna putih, dengan bahan katun. “Karena panas akan lebih meresap ke dalam tubuh. Namun memakai baju warna apapun selain putih, juga tidak dilarang kok,” lanjutnya ketika ditemui kompas.com di tempat prakteknya.

Setelah melakukan terapi ini, terang Ira, tubuh akan terasa lebih ringan dan enak dalam bekerja. “Meskipun satu jam setelah terapi, kepala akan terasa agak pusing dan badan terasa capek. Tetapi setelah itu badan akan terasa lebih segar dan fit,” jelasnya.

Ada dua macam alat ceragem yang biasanya digunakan center ceragem yang ada di indonesia yakni, ceragem compact P 390 dan ceragem master M 3500. “Di center Palmerah yang saya kelola saat ini, mengoperasikan sebanyak 16 unit ceragem compact dan satu unit ceragem master,” terang Ira.

Setiap alat ceragem dapat digunakan untuk metode urut, kop, sinar merah jarak jauh, serta chiro practice. Ira menuturkan, ceragem mampu mengobati berbagai macam penyakit di antaranya, alergi, ambeien, asam urat, asma, darah tinggi, encok, insomnia, kaku pundak, kegemukan, kencing manis (diabetes), kolesterol, kulit kering, lemah syahwat, migrain, nyeri  haid, osteoporosis, peradangan sendi, peredaran darah kurang lancar, rheumatik, sembelit, stroke, syaraf terjepit, serta tulang belakang miring.

“Karena ceragem memberikan pengobatan dengan memberikan sentuhan sinar infra merah jauh di titik-titik syaraf yang berada di tulang belakang dan perut. Di mana kedua bagian ini merupakan letak penyembuhan dari berbagai macam penyakit,” tutur Ira.

Oleh: agusisasuwito | November 13, 2008

Puluhan Warga Indramayu Terserang Penyakit Kulit

Puluhan Warga Indramayu Terserang Penyakit Kulit

Liputan6.com, Indramayu: Puluhan warga Desa Jumbleng, Indramayu, Jawa Barat, baru-baru ini, menderita penyakit kulit yang menyerang hampir seluruh tubuh. Tak hanya orangtua, anak-anak serta bocah di bawah lima tahun juga terkena penyakit kulit ini.

Gejala awal, para korban menderita demam yang disertai rasa gatal serta perih pada bagian tubuh yang terkena. Jika berhasil sembuh, seringkali penyakit serupa datang kembali. “Sudah sembuh, 20 hari kemudian muncul lagi,” kata Wasmad, seorang warga yang menderita penyakit kulit.

Melihat gekalanya, dokter Mohamad Toha menduga ada sebab tertentu hingga warga menderita penyakit kulit seperti ini. Kepala Puskesmas Losarang tersebut menduga air tanah yang biasa digunakan warga buat minum serta mandi tercemar limbah pabrik yang lokasinya dekat pemukiman warga. “Kemungkinan terbesar adalah pengaruh limbah yang diproduksi pabrik,” kata Mohamad.

Mulyana, kepala pabrik, membantah dugaan pencemaran itu. Dia berkilah pabrik sudah memiliki izin kelayakan lingkungan dari Kementrian Lingkungan Hidup. Limbah pabrik secara berkala juga diperiksa.

Untuk memastikan penyebab penyakit kulit, warga akan meminta Dinas Pertambangan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu memeriksa air limbah pabrik. Mereka juga akan meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu memberikan pengobatan pada warga yang terkena penyakit.(BOG/Ridwan Pamungkas)

Oleh: agusisasuwito | November 10, 2008

Cetirizine, Antialergi Tak Bikin Berdebar

Cetirizine, Antialergi Tak Bikin Berdebar
Selasa, 21 Oktober 2008 | 19:37 WIB

SALAH satu pengobatan yang dianjurkan dalam penanganan alergi adalah dengan pemberian obat antihistamin. Obat alergi di pasaran kini telah memasuki generasi kedua. Generasi terakhir ini diklaim memiliki keunggulan dari sebelumnya.

Seperti dipaparkan Dr. Flora Amos, medical dari PT Bayer Indonesia dalam media edukasi bertajuk  Jangan Abaikan Alergi di Jakarta, Selasa (21/10), obat antialergi generasi terbaru dengan bahan aktif Cetirizine Dihidroklorida terbukti lebih nyaman dan menguntungkan karena tak menimbulkan efek mengantuk sehingga tak mengganggu aktivitas pasien.

“Generasi pertama (semisal CTM dan difenhidramin) biasanya menimbulkan rasa kantuk yang hebat serta memiliki dampak kurang nyaman pada pasien seperti jantung  berdebar-debar,” ungkapnya.

Sedangkan antihistamin generasi kedua seperti cetirizine dan azelastine memiliki efek kantuk yang rendah pada dosis anjuran, tidak menimbulkan rasa berdebar-debar dan penggunaannya cukup sekali sehari.

“Berbeda dengan antihistamin generasi pertama, antihistamin generasi terbaru umumnya bersifat mengurangi efek sedasi (rasa kantuk) dan sebagian lagi bersifat anti-inflamasi ringan,” tambah Flora.

Saat ini, lanjut Flora, obat antihistamin yang diproduksi oleh PT Bayer Indonesia dengan kandungan cetirizine dihidroklorida telah masuk ke dalam kategori Obat Wajib Apotek dari Badan POM sehingga dapat dibeli di apotek melalui resep dokter. Sediaannya saat ini terdiri dari kapsul yang mengandung cetirizine dihidroklorida 10 mg. Obat ini juga tersedia dalam bentuk sirup kemasan botol 60 ml, setiap 5 ml sirup mengandung cetirizine dihidroklorida 5 mg.

Cetirizine memang diindikasikan untuk pengobatan alergi seperti rinitis misalnya hidung meler atau bersin-bersin kalau pagi, atau juga utikaria atau biduran yang bila dalam suasana dingin atau kedinginan bisa timbul,” ujarnya.

Semantara itu Dr Iris Rengganis SpPD-KAI dari ahli dari Divisi Alergi Immunologi Klinik Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI/RSCM menyatakan cetirizine adalah obat yang relatif aman dan banyak direkomendasikan untuk alergi.

“Berdasarkan pengalaman pirbadi, memakai cetirizine hingga 3 tahun sih aman-aman saja.  Tapi tentu setelah itu kan orang tidak terus-terus dikonsumsi setiap hari. Tiga tahun juga kan tidak tiap hari. Awalnya bisa tiap hari, tapi pemakaian bisa jangka panjang, sewaktu kita perlu,” terangnya.

Untuk dosis dan pemakaian, penggunaan obat alergi  cetirizine sebaiknya dikonsultasikan lebih dulu dengan ke dokter mengingat obat ini adalah obat resep. Tetapi setelah direkomendasikan oleh dokter, pasien biasanya boleh untuk kembali membeli resep yang sama sesuai anjuran.

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.